Alasan Memilih Bisnis Kuliner Sekarang

Alasan Memilih Bisnis Kuliner

Apa alasan memilih bisnis kuliner? Kenapa harus bisnis kuliner? Bagaimana peluang bisnis kuliner? Berapa modal bisnis kuliner? Gimana caranya memulai bisnis kuliner minim modal? Untuk menjawab pertanyaan pertanyaan tersebutlah artikel ini kami tulis.

Bisnis Kuliner Termasuk Bisnis Tertua di Muka Bumi

Bisnis kuliner tertua di dunia adalah St Peter Stifskulinarium di Austria dengan akun instagram @stpeter_stiftskulinarium. Berdiri sejak tahun 803 Masehi dan hingga kini selama 1.222 tahun masih menempati bangunan yang sama.

Restauran St Peter di Austria ini menyajikan masakan Austria dan Mediterania dengan modernisasi serving dan plating.

St Peter di Austria adalah bisnis kuliner tertua yang tercatat dan terdokumentasi, namun bukan berarti bisnis kuliner yang pertama kali berdiri secara realita. Bisnis kuliner tertua yang tidak terdokumentasi sudah ada jauh sebelum St Peter berdiri.

Bisnis Kuliner Bisnis Evergreen

Bisnis kuliner akan selalu memiliki segmentasi marketnya selama ada manusia tinggal disana. Secara sederhana manusia selalu butuh makan, walaupun di era modern bisnis kuliner, kebutuhan makanan ini semakin identik dengan kebutuhan entertainment. Ini yang membedakan bisnis kuliner klasik dengan bisnis kuliner modern.

Bisnis kuliner klasik cukup fokus pada satu indra yaitu indra pengecap atau lidah. Selama rasa dari makanan dan minuman enak, peluang menjadi local champion terbuka lebar.

Bisnis kuliner modern dituntut memanjakan kelima indra, dari indra pengecap artinya makanan dan minuman harus enak, indra penglihatan artinya dekorasi interior harus estetik, indra pendengar artinya playlist musik harus sesuai dengan trend, penciuman artinya aroma sekitar tidak boleh ada bau mengganggu, terakhir indra peraba, resto atau café dengan fasilitas AC akan lebih dipilih daripada Non AC.

Walaupun di era modern hari ini bisnis kuliner lebih mirip bisnis entertainment ketimbang bisnis makanan, kebutuhan atas makanan masih menjadi kebutuhan pokok. Kuliner klasik memiliki segmentasi sendiri, begitu juga kuliner modern.

Bisnis Kuliner Bisnis High Maintenance

Bisnis kuliner membutuhkan perhatian dan fokus lebih dari bisnis lainnya. Dimulai dari belanja bahan mentah, mengolah bahan mentah menjadi siap dimasak, memasak menu, menyajikan menu ke hadapan customer, ini baru dari sisi produk.

Selain produk, kuliner juga merupakan bisnis jasa atau service. Ada jasa menjaga kebersihan area service, jasa pelayanan dengan sikap terbaik, jasa menjaga kenyamanan tata ruang demi kenyamanan customer, dan seterusnya.

Bisnis kuliner adalah dua bisnis yang digabung menjadi satu. Pertama adalah bisnis menjual produk makanan, kedua adalah bisnis jasa (service) yang menjual pelayanan (hospitality).

Kedua hal ini jika digabungkan dalam satu kegiatan bisnis memerlukan konsentrasi dan energi lebih daripada bisnis yang hanya produk saja atau jasa saja, ini yang dimaksud high maintenance.

Bisnis kuliner bisa menjadi media latihan yang baik untuk pemula dengan parameter skill dan knowladge yang tinggi. Ketika berhasil maka akan lebih mudah untuk berhasil di bisnis lain, ketiga gagal maka akan banyak pelajaran sebagai bekal untuk memulai bisnis yang lebih mudah.

Bisnis Kuliner Rasio Likuiditasnya Tinggi

High Licuidity Ratio (Rasio Likuiditas Tinggi) artinya sebuah bisnis memiliki kemampuan untuk melunasi beban beban jangka pendeknya dengan waktu yang cepat.

Secara teknis bisnis kuliner adalah bisnis yang memiliki rasio likuiditas tertinggi atau tercepat dibandingkan bisnis lainnya.

Bisnis  kuliner biasanya buka jam 8 pagi tutup jam 4 sore untuk 1 shift, dan tutup sampai jam 11 malam untuk 2 shift.

Jika buka jam 8 pagi, artinya belanja dan preparasi bahan mentah paling tidak dimulai jam 7 pagi, butuh waktu 1 jam sampai bahan mentah jadi bahan siap masak.

Waktu yang dibutuhkan untuk mengubah modal (7 pagi) menjadi keuntungan (4 sore) rata rata selama 9 jam. Hal ini menjadikan bisnis kuliner menjadi bisnis dengan perputaran uang tercepat sehingga memiliki rasio likuiditas tertinggi.

Bisnis Kuliner Bisnis Yang Mudah Untuk Dimulai

Siapa saja bisa memulai bisnis kuliner. Skala modal besar maupun kecil memiliki peluang yang sama untuk memulai bisnis kuliner. Hal ini berbeda dengan misalnya bisnis maskapai, energi, konstruksi, dan bisnis monopoli lain yang hanya bisa dimulai dengan modal besar.

Mahasiswa dengan modal 1.000.000 memiliki peluang yang sama dengan konglo dengan modal 1.000.000.000 untuk ‘memulai’ bisnis kuliner, hanya skalanya saja yang berbeda.

Berdasarkan eksperimen pikiran ini, bisnis kuliner lagi lagi menjadi pilihan tepat untuk kalian mulai atau siapapun dengan latar belakang apapun yang ingin belajar memulai bisnis. Selain mudah dimulai, bisnis kuliner menyediakan tantangan bisnis yang ‘next level’ untuk dieksekusi (Poin High Maintenance).

Potensi sukses dan potensi gagal bisnis kuliner memiliki besaran yang sama, dan sama sama menguntungkan. Saat sukses kalian terbukti memiliki kapasitas lebih untuk memulai bisnis lainnya, ketika gagal kalian punya pelajaran berharga untuk jadi bekal memulai bisnis lainnya.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *