Bisnis Kuliner Bisnis Tertua di Muka Bumi

Seringkali disebutkan bahwa bisnis tertua di muka bumi adalah bisnis prostitusi atau pelacuran. Konon pernyataan ini popular karena salah satu fondasi ekonomi terbesar kekaisaran romawi dimasanya adalah prostitusi.

Pernyataan ini tidak berdasar, tanpa ada satupun data pendukung. Kita coba lakukan eksperimen pikiran (Thought Experiment).

Kebutuhan dasar manusia adalah sandang, pangan, papan, jauh sebelum hasrat ‘melacur’. Manusia akan dituntut untuk memenuhi kebutuhan dasarnya sebelum yang lainnya.

Jauh sebelum prostitusi, bisnis pangan sudah harus ada. Jika bisnis pangan ada, maka rantai suplai bisnis pangan (Kuliner) membutuhkan beberapa model bisnis berbeda yang dituntut untuk beroperasi.

Pangan adalah salah satu kebutuhan pokok manusia. Saat bicara tentang bisnis pangan berarti bicara tentang alur bisnis tersebut dari hulu hingga hilirnya. Ada bisnis pertanian, bisnis distribusi bahan baku, bisnis pengolahan bahan baku menjadi makanan, hingga bisnis menjual makanan jadi (Retail).

Ini membantah pernyataan bahwa prostitusi adalah bisnis tertua di muka bumi seperti yang sering dinyatakan.

Sesuai data, disebutkan bahwa bisnis Food and Beverage tertua di dunia adalah St Peter Stifskulinarium di Austria yang sudah ada sejak tahun 803 Masehi. Selama 1.222 tahun St Peter tidak pernah pindah tempat dan masih menempati bangunan yang sama.

St Peter dinyatakan tertua karena menjadi satu satunya bisnis kuliner yang bertahan selama 1.222 tahun dan masih eksis sejak didirikan hingga hari ini, bukan berarti St Peter menjadi bisnis kuliner terawal yang pernah ada.

Sama seperti predikat pasar tertua di dunia yaitu Grand Bazaar di Istanbul, Turki, yang didirikan tahun 1450 an.

Bukan berarti sebelum pasar ini tidak ada pasar, karena sejak zaman Nabi Muhammad Salallahu Alaihi wa Sallam sudah ada Suq Al Madinah (Pasar Madinah) di kota Madinah pada waktu itu.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *